Jumat, 21 Februari 2014

Tips Mengetahui Si Dia Suka Kamu atau Nggak?

Hi friends! Mari kita bahas tentang "Hati"

Teman - teman kadang sering bertanya - tanya tentang hati seseorang, bukan?

Nah, mau tau... gimana caranya aware dengan perasaan si Dia yang lagi wara - wiri dalam lubuk hati dan pikiran? Yuk, diintip...

1) Seorang Male ataupun Female yang menyukai seseorang PASTI akan memikirkanmu juga. How to know it? Dengan nanyain kabar; sms, telepon atau mencari - cari tau tentang kamu.

Ingat: Seseorang yang benar - benar memiliki perasaan khusus, tidak akan tahan tanpa satu kabarpun darimu.

2) Komunikasi yang lancar. Masih sama seperti sebelumnya, komunikasi itu penting banget! Kita juga bisa menganalisa perasaan seseorang dari caranya berkomunikasi. Bahasa yang digunakan, apakah punya maksud khusus atau nggak.

Yang terpenting itu, intensitas komunikasi. Kadang, seseorang yang tidak punya perasaan khusus cenderung malas membalas sms ataupun telepon.

Ingat: Sesibuk apapun si Dia, kalau emang dia punya perasaan istimewa... Dia nggak bakal ngacangin orang yang ngasih perhatian. At least, dia bakal mengkonfirmasi kalau lagi sibuk atau nggak punya pulsa.

3) Dia akan memperlakukanmu dengan istimewa.

Seseorang yang sedang jatuh cinta, mempunyai kekuatan super untuk melakukan hal sesulit apapun. THE POWER OF LOVE. So, Si dia bakal membuatmu bahagia... dengan memperlakukanmu dengan baik.

Ingat: It means that he/she will not make you cry. Dia nggak bakal tega liat kamu sedih.

4) Perhatian khusus.

Seseorang yang sedang jatuh cinta, bisa dengan detail memperhatikan kamu. Sekecil apapun tentang kamu, bisa menjadi hal yang besar.

Contohnya:

"Dia udah makan belum yah?"
"Dia sekarang lagi ngapain?"
"Apa dia baik - baik aja?"
"Duh, kasihan dia lagi banyak masalah!"
"Kira - kira dia mikirin aku juga nggak yah?"

Hehehehee (^_^)

Ingat: Perhatian merupakan bentuk kasih sayang yang sederhana, tapi dibutuhkan semua orang dari kalangan manapun di dunia ini.

5) Panggilan hati.

Ada saat dimana kita sedang sendiri atau sedang melakukan kegiatan apa saja dan dalam hati ngomong nih, "I miss you banget" tiba - tiba dia sms atau telepon atau datang ke rumah.

Ingat: Cinta juga punya ikatan batin yang terjadi secara alami.

6) Mengajak dalam kebaikan.

Saat kita jatuh cinta pada seseorang, timbul perasaan ingin melindungi. Makanya, nasehat selalu ada untuk orang terkasih.

Ingat: Carilah seseorang yang bukan hanya ingin bersenang - senang, tapi juga dia yang bisa menuntunmu ke jalanNya, jalan kebenaran :)

7) Memberi Menerima, Berbagi.

Banyak orang di dunia ini yang punya perasaan sayang kepada seseorang cenderung selalu ingin berbagi, memberi. Sepelit apapun orang itu, cinta akan merubahnya menjadi malaikat.

Ingat: Orang yang benar - benar serius, nggak bakal banyak perhitungan. Selama dalam batas kewajaran.

8) Terbuka, Jujur.

Penting banget dalam sebuah hubungan pertemanan maupun percintaan.

Ketika dia sudah merasa nyaman dan benar - benar memilihmu menjadi The One and Only Soulmate, dia nggak bakal bohong sekecil apapun itu. Dia bahkan akan lebih banyak curhat dan berkeluh kesah.

Ingat: Seseorang yang menganggapmu bagian dari hidupnya adalah dia datang pada satu orang yang benar - benar disayangi untuk berbagi suka dan duka, yaitu KAMU.

9) Cemburu

The last, rasa yang gemmesin banget tapi nggak lengkap kalau nggak ada?? cemburu!

Tanda - tanda orang jatuh cinta adalah ketika dia cemburu. Selama masih dalam batas kewajaran, cemburu juga bisa jadi warna yang memperindah kisah cintamu.

Cemburu itu wajar, tapi jangan membiarkan orang yang kamu sayangi curiga ataupun sengaja membuat dia cemburu. Karena banyak pasangan yang lebih memilih mencari orang yang setia ketimbang orang yang tidak bisa dipercaya. Emang ada, yang mau makan hati tiap hari?

Ingat: Jagalah kehormatanmu dan hubunganmu karena kita hidup untuk beribadah. Dan cinta adalah bagian dari ibadah.

Ngomongin soal cinta emang nggak bakal ada habisnya. Semoga bermanfaat... hehehe...

Minggu, 22 September 2013

Rika is Ivy

Terkadang, kita terlalu naif menyimpulkan sesuatu. Apalagi dalam hal menilai seseorang. Perlu ditekankan: Don't judge the book by its cover. Tentu kita sudah sering mendengarnya, bukan?

Kali ini saya ingin menceritakan kisah seorang teman kuliah dulu. Tepatnya di tahun 2005, pertama kali mengenalnya. Dia adalah mahasiswi yang gigih dan ramah. Tapi, waktu itu saya tidak begitu akrab dengannya! Karena penampilannya yang agak aneh.

Aneh? Ya, betul. Teman - teman di sekitarku pun berpendapat demikian. Karena jilbabnya yang hampir menutupi alisnya. Namanya Ivy.

---

Time goes by, kami tidak segrup maupun sekelas. Karena angkatan kami terbagi empat kelas, saya di kelas D dan Ivy di kelas A. Kami bertemu hanya pada mata kuliah umum. Dia termasuk mahasiswi yang cerdas dan ramah.

Pada saat pembagian kelompok PPL 2 secara acak, Ivy ternyata sekelompok denganku. Kami dengan beberapa teman lain sama - sama belajar mengajar di SMK 2 Gorontalo.

Waktu itu saya tidak punya teman dekat, karena mereka berasal dari kelas A dan B. Biasanya di jurusan, dosen selalu menggabung empat kelas menjadi dua. Dan saya berada di kelompok C dan D. Sementara dua teman lagi dari kelas C dan D, juga tidak begitu akrab denganku. Tetapi saya berusaha berbaur. Mereka teman yang ramah dan baik.

---

Selang beberapa hari PPL, terjadi hal - hal yang kurang menyenangkan hati. Hari pertama, kami memang masih canggung. Saat itu saya menemani teman kelas saya yang agak pemalu. Yang membuat saya agak kurang senang adalah, ketika ia mengajar dan ia tahu yang dihadapinya adalah anak - anak SMK yang notabene acuh tak acuh dalam belajar. Ntah apa yang dipikirannya sehingga ia menginstruksikan mereka menyanyikan lagu Up and down and shake, shake, shake...

Bukan masalah lagunya, tapi ia menyuruhku yang menyanyi di depan mereka yang tidak menunjukkan antusias sama sekali sambil bergoyang up and down and shake shake shake. Dan saya terpaksa melakukannya, karena ia memaksa. Sungguh hari yang sial, pikirku saat itu.

Semenjak peristiwa Up and down tersebut, saya tidak marah padanya. Tapi, saya memutuskan untuk tidak menemaninya lagi. Toh pada saat itu kami bertiga di dalam kelas, tapi mengapa yang dipaksa saya sendiri?

Selama kami PPL, banyak hal yang terjadi. Juga sempat, secara tidak langsung ada yang membuat Ivy tidak senang dengan salah satu rekan kami.

Saya dan Ivy bertemu di jembatan kecil di antara kolam ikan. Tidak sengaja, kami saling berkeluh kesah dan menemukan titik persamaan. Saya mulai mengenal Ivy lebih dekat. Selain cerdas, ia juga menyenangkan. Meskipun kadang hal yang lucu menurutnya tidak lucu menurutku. Tetapi saat itu Ivy cukup banyak memotivasi saya yang sangat bosan kuliah.

Setelah PPL, kami jadi lebih akrab. Banyak yang heran di fakultas. Termasuk beberapa teman dekat saya yang selalu nongkrong dulu. Unbelievable! Setelah lama hilang dari peredaran, tiba - tiba saya berteman dengan Ivy?

But, yah... Begitulah hidup! Kadang kita tidak sadar selalu menilai seseorang dari penampilannya saja. Berteman itu karena kita hidup dan membutuhkan teman. Bersahabat, bukan karena materi ataupun kepentingan sosial... Tetapi karena kita merasa nyaman dan percaya dialah orang baik yang bisa menerima kita apa adanya dan ada di situasi apapun.

And you know what?? Sekarang jilbabnya sudah tidak terlalu 'turun' menutupi alisnya lagi.

Thank you for being my best friend, Ivy.

Adelia Returns

September 2013.

Malam itu aku membuka album Facebook salah satu guru di sekolah tempatku mengajar. Yang ingin kulihat hanya foto - foto murid saja. Tiba - tiba aku menemukan foto seorang anak yang sudah lama tidak nampak, ia duduk bersama teman - temannya di kelas Beginner, seangkatan dengan Jessica Jordyn, Vincent and friends.

Sungguh, foto lama yang akhirnya membuatku bertanya, kemanakah anak ini berada? Sudah lama tidak nampak di sekolah.

Keesokan harinya berjalan seperti biasa. Tidak pernah sempat bertanya pada mantan gurunya. Hingga suatu pagi, aku berjalan menuju kelas Ms. Sita, tujuanku adalah mencari correction pen.

Beberapa murid tiba di kelas, Chloe dan Aurelia. Aku pun meninggalkan kelas setelah menyapa mereka yang disambut oleh Ms.Nina. Tujuanku adalah ke changing room.

Beberapa langkah meninggalkan kelas Ms. Masita, keningku tiba - tiba berkerut.

Bukannya anak ini yang sudah lama tidak kulihat? Ternyata dia masih ada? Tapi di kelasnya siapa?

Anak itu bermata besar, cantik dan imut - imut. Dia berjalan menuju ke? Kelas Ms. Masita?? Aku terus berjalan dengan tergesa - gesa karena harus stand-by di kelas. Setelah mengganti celana jeans, aku berencana untuk memberi tahu Ms. Masita, perihal yang kulihat tadi.

"Sita, kemana anak yang tadi menuju kesini?" tanyaku penasaran sambil mengecek absen yang tertempel di mading kelasnya.

"anak yang mana?" tanya Ms. Masita
"iya, dari tadi tidak ada anak yang masuk selain Chloe dan Aurelia." tukas Ms. Nina.

Aku sibuk menjelaskan pada Ms. Masita, siapa yang kumaksud.

"Masa sih kamu lupa muridmu dulu waktu Beginner?" desakku.
"Iya, lupa. Oh...! Iya iya iya, namanya Adel!" seru Ms. Masita.

Ms. Nina ikut penasaran, "tapi benar, disini tidak ada yang masuk selain tadi."

Aku menceritakan kembali kronologisnya. "Sumpah! Aku liat sendiri dia jalan menuju kesini sambil tenteng homework case!"

Ms. Masita dan Ms. Nina memandangku dengan serius bercampur paranoid. Maklum saja, cerita horor di sekolah bukan hal baru.

"Apa iya, arwahnya yang datang?" tanya Ms. Nina. Disambut heboh oleh Ms. Masita. "ih... Mungkin ada sesuatu yang terjadi dengan anak itu yah?" tambah Ms. Masita.

"Ntahlah, yang jelas, sudah lama nggak kedengaran kabarnya, kok tiba - tiba muncul?" kataku.

"Wah, kamu tau nggak anak itu punya kisah mengharukan. Tapi dia pintar banget! Mungkin ada sesuatu yang terjadi sampai dia muncul disini. Eww... Merinding!" ungkap Ms. Masita.

"ih, bulu kuduk jadi berdiri semua." ujar Ms. Nina.

---

Setelah heboh di kelas Ms. Masita, aku kembali ke kelasku. Sebelumnya aku juga sudah keliling di beberapa kelas tapi tidak menemukan anak itu. Di dalam daftar murid Pre-School juga tidak ada namanya. Kabar pun tidak ada, jadi apa benar?

Tiba - tiba Ms. Masita datang dengan tawa khasnya. Tertawa terbahak - bahak. Aku sedikit bingung tapi ikut tertawa melihatnya membawa seorang anak bermata indah dan kini sudah mulai besar.

Tidak ada kata - kata yang bisa menjelaskan kronologisnya. Tapi, kali ini memang aku sudah dibuat sakit perut karena tertawa mengingat kembali kata - kata Ms. Masita, "Mungkin arwahnya yang datang!"

Aku memeluk anak itu, rindu beberapa hari lalu terungkap sudah. Adelia telah kembali sekolah setelah setahun lamanya tidak hadir.

"Ternyata, kemarin Adel masuk sekolah lagi dan sekarang jadi muridnya Ms. Nurul." Terang Ms. Masita sambil tertawa.

Sabtu, 14 September 2013

The Story Behind My Eiffel Collection

First of all I'd like to say:

MERCI BEAUCOUP buat keluarga, kerabat, sahabat dan semua yang udah bantu ngumpulin my collection!

Well, starting from 2008 saya udah mulai suka bahasa Prancis. Sampai - sampai waktu itu dibelikan kamus sama 'teman'  ~(˘ε˘~)(~˘з˘)~ selain itu saya juga diwariskan kamus ama temen geng @Wewe' semasa SMP dulu. Latihan juga didukung karena dulu pernah dekat dengan someone from Mulhouse, France.

Belum kepikiran koleksi sih... But barang pertama yang saya punya itu gantungan kunci Eiffel from K'Nining Cono. Kisah lucunya adalah... Suatu hari beliau berjalan dari kos ke kampus. Ditengah jalan, beliau nemu gantungan kunci Eiffel. Semenjak tau saya sedang demam Prancis, dia pamerin gantungannya itu sampai akhirnya terpaksa beliau tukar dengan gantungan kunci Malaysia pemberian 'teman'ku hehehehe... Sayangnya, gantungan kunci Eiffel bersejarahnya udah patah.

Setelah graduation, akhir 2010 saya balik ke Makassar dan mulai bekerja di salah satu sekolah swasta. Disana saya ketemu guru - guru yang tau banget saya lagi demam all about Paris. Mereka juga membantu banget, loh!

Kalau 2008 saya baru mulai belajar sedikit bahasa, musik, dan cari tahu tentang sejarah dan life style Perancis... Di pertengahan tahun 2012 saya mulai niat koleksi. Meskipun jarang kepikiran karena sibuk, xixixixi...  Dan sampai hari ini koleksi saya masih sedikit. Nggak harus buru - buru juga, kapan ada kesempatan and mood baru hunting lagi.

Sekian dulu cerita saya hari ini. Next time I'll share again. Je t'aime, bonque...!

( ˘˘ﻬ(∩_∩)

-Poetry Spice-

Rindu yang Tak Lagi Merah Muda

Ntah kapan mulanya. Tapi kebersamaan yang dulunya selalu menjadi kerinduan merah muda yang bermekaran saat kita lama tak bertemu, kini buram sudah.

Layu, sebentar lagi berguguran. Mungkin rasa sayang masih tertanam di akarnya. Namun, peristiwa tusuk menusuk sungguh tak tertahankan lagi.

Lalu buat apa kita memutuskan menjadi satu, bila kesatuan itu tidak menyenangkan lagi?

Sebenarnya ada apa?
Apa yang salah?
Dimanakah solidaritas yang dulu kuat? Mengapa tak kutemukan lagi, ntah di benak maupun di otakku ini.

Bara api memang menyala - nyala sekarang, ntah nanti. Terlalu banyak ego, bukan ini yang kucari selama ini. Bukanlah persahabatan yang seperti ini.

"I don't like!!"
"Then why if I don't like?"
"Is there a problem officer??"

Bukankah berteman itu saling berbagi? Bukan ingin diakui "ter and ter" kemudian menjatuhkan yang lain. Menceritakan keburukan di belakang lalu menyindir. Lalu buat apa kita bersama bila yang terjadi seperti demikian?

Memperlihatkan sikap tidak tertarik, tidak antusias sama halnya dengan tidak menghargai. Atau mungkin ada dendam lama yang melatarbelakangi?? Sehingga caci dibalas caci. Sentimental dan keegoisan memetik habis bunga - bunga segar. Kebersamaan kita yang merah muda.

Apa untungnya kita berkumpul dalam satu taman bila dalam hati ada gejolak yang berbau busuk menari - nari, berserakan di ujung jenuh.

Sepertinya memang sudah tidak semerah dulu. Rindu yang tak lagi merah muda.

Sabtu, 03 Agustus 2013

Berakhir di Stasiun Kereta

"Menginginkan sesuatu secara berlebihan pasti akan menyisakan kehilangan yang dalam."

Semua teman sudah tahu, kali ini yang kuinginkan adalah sebuah pasmina bercorak kotak - kotak.

"Kotak - kotak? Yang seperti ini?"

Tanya salah satu penjual di pasar butung setelah saya, JM dan Marie berkeliling mencarinya.

"Oh, iya betul. Tapi apa masih ada yang bahannya lebih bagus?"

Tanyaku penasaran. Sungguh senang akhirnya sudah ada gambaran. Hanya saja, bertepuk pada kualitasnya. Oh no... I am not going to buy it!

Kami pun melanjutkan perjalanan menuju MTC. Marie dan JM sibuk mencari aksesoris handphone. Kemudian melanjutkan pencarian "pasmina kotak - kotak."

Sudah berkeliling Karebosi Link tapi tidak ada satupun yang mengerti maksud kami. "kotak - kotak?"

Marie pun tak kalah penasarannya. Dikeluarkan ponsel dari tasnya. Ia memotret sebuah jepitan rambut bercorak kotak - kotak.

"Kalau kita sudah punya gambarnya, tidak sulit lagi."  jelas Marie.

Kaki yang pegal dan dahaga menyerang. Segera kami kembali ke MTC untuk menemani JM buka puasa.

---

Beberapa hari kemudian, saya menelusuri penjual onlineshop. Bertanya pada banyak akun onlineshop tapi tidak satupun yang menjualnya.

But I shall not surrender.

Saya menemukan gambar di Google, sekaligus brand tersebut.

"Oh, Burberry! Kenapa baru ngeh?! Itu kan seperti dompet mama oleh - oleh dari bosnya?"

Yah, perjuangan masih berlanjut. Saya pun menyimpan gambarnya agar kelak ke pusat perbelanjaan, tidak kesusahan menjelaskan.

Beberapa hari sebelum Bambini SMILE Competition bulan Mei 2012, JM menemani saya jalan - jalan ke MTC. Karena saya telah menemukan penjualnya kemarin tapi sayang uangnya tidak cukup.

"Masih ada yang lain, mbak?" tanyaku.
"Maaf, stoknya udah habis. Kalau mau tunggu saya carikan di toko bos saya yang lain"
"oke."

Beberapa menit kemudian, penjaga toko tersebut kembali dengan tangan kosong. Baiklah, meskipun ada satu helai benang yang mencuat, masih bisa digunting... tidak masalah pikirku.

Finally, saya pulang dengan senyum manis. Akan saya pakai pada saat lomba sekolah digelar hari jumat nanti.

---

Setelah membeli pasmina tersebut, saya sangat menjaganya. Tidak menggunakan peniti supaya bahannya tetap mulus. Saya menjadi tambah menyayanginya setelah tahu Romeo Beckham menjadi model brand Burberry. Secara Victoria Beckham is my Spice idol.

Bahkan pada saat saya, JM, Marie dan Ekha akan berlibur pun pasmina itu masuk dalam daftar barang yang akan dipakai nanti di liburan Fantastic 4 tanggal 27 Desember 2012.

Hari terakhir di Jogja, tanggal 30 Desember 2012, kami masih sibuk belanja. Sebelum berkemas kami sempatkan belanja di Mirota Batik. Sesuai rencana, kami harus beli coklat Monggo. Dengan mengenakan pasmina tersebut, saya dan JM tersenyum sambil memegang coklat didepan kamera Marie.

1 2 3 cheers....!

Jogja, 31 Desember 2013. Misi kami berempat selesai. Saatnya berangkat ke stasiun tujuan Surabaya.

Cuaca sangat dingin. Hujan masih mengguyur Jogja di malam tahun baru, tanpa jaket. Saya menenteng pasmina Burberry kesayangan saya yang cukup tebal, jaga - jaga nanti kedinginan.

Lama menunggu, kami melanjutkan hunting di Malioboro sekaligus melihat kembang api yang meledak - ledak diantara gerimis. Setelah lepas tahun 2012, kami kembali ke stasiun kereta menuju Surabaya dan pulang ke Makassar dari Juanda.

---

Makassar dengan rintik hujan sungguh membawa kerinduan pada Jogjakarta.

Saatnya bongkar tas dalam kamar saya yang berwarna ungu. Semua sudah keluar. Tapi ada yang hilang...

Kemana pasmina Burberry kesayanganku?? Oh No!!

Kutanya pada JM, Ekha dan Marie. Mereka juga tidak menemukannya dalam barang bawaan mereka. God...! I lost it at the train station.

---

Well, apapun itu kadang kita harus mengikhlaskan sesuatu yang telah kita perjuangkan. Karena segala sesuatu tidak ada yang abadi.

Sebulan setelah liburan, Fantastic 4 kembali bertemu dan karaokean. Satu lagu persembahan Ekha untuk Marieta...

Tunggulah aku... Di Jakartamu...

"tunggu! Bukannya itu pasmina kamu yang hilang?" seru Marie menunjuk video klip Sheila on 7 di stasiun kereta api di Jogja. Seorang gadis memakai scarft bercorak Burberry. Sungguh kebetulan yang luar biasa.

Kami tertawa, mungkin itulah jawabannya... Pasmina itu tercecer di stasiun. Semoga saya bisa mendapat penggantinya, insyaAllah :)

Minggu, 28 April 2013

Have You Ever?

Have you ever been in love so deep but he doesn't feel the same?

The worst feeling you get. More than pain, cry for a wrong reason.

But the question is...

"How to control your heart not to fall in love with a wrong person?"

Who can answer? please tell me... since my brain can't work good when I fall in love.