Selasa, 30 Oktober 2012

Life VS Heart

Life is beautiful: A sentence from heart and mind when you face a problem then you can solve happily and correctly.

Hidup selalu ada rintangan, bukan?

Namun, kadang beberapa orang atau... seperti saya, selalu berfikir keras pada sebuah masalah. Padahal, segala sesuatu jika dilakukan dengan tenang then everything will be OK or even easier than what we've seen for the first time.

Rasa panik dan keinginan kuat untuk menikmati hidup bisa melumpuhkan kesabaran. Jelas sudah mengapa dikatakan "orang sabar disayang Tuhan." karena ternyata orang sabar mempunyai kelebihan tersendiri dalam mengendalikan perasaan. Dan perasaan berpengaruh besar pada kinerja otak.

Kita bisa bekerja dengan baik, bila suasana hati dan pikiran tenang.

Semoga Tuhan selalu bersama kita. InsyaAllah...


Jumat, 26 Oktober 2012

Mr. Bean

Humor in my Pre-K class.

Setelah circle time, saya mulai beratraksi di depan murid - murid saya. Peran kocak, peran nenek sihir, Sponge Bob dan sebagainya membuat saya senang bisa mengendalikan emosi murid saya yang lucu - lucu.

Pada dasarnya mereka pintar - pintar, hanya saja bosan selalu melanda. Begitupun saya sewaktu dulu duduk di bangku sekolah. Makanya mereka membutuhkan humor dan pujian di sela - sela mengajar. Khususnya pada saat mengerjakan lembar project

Saya mulai dengan mengaduk humor dalam keakraban.

"well... in this class I have some heroes and also princess' hehehe" kata saya sambil duduk di antara mereka yang sedang berusaha mengerjakan project dengan benar dan serapi mungkin. Karena mereka akan saya beri Sticker kalau projectnya benar dan tulisan serta coloringnya bagus. Dan mereka adalah pemburu sticker. hehehe

"Whitney is the Snow White, Delon is the Spiderman, Marvell is the Ben 10, Claudia is... Cinderella, Bruce is the Superman..."

Setiap saya menyebutkan nama, mereka kegirangan tapi tetap mengerjakan project mereka. Saya melanjutkan...

"Trisha is the... Sleeping Beauty, Krishie? hmm Krishie is the Batman...." dan mereka semua bersorak, "horay...!"

Tiba - tiba diantara tawa dan kesibukan mengerjakan tugas, dan sebelum saya melanjutkan, Krishie mengeluarkan suaranya...

"miss... I am Mr. Bean"

Mata saya melongo sambil tersenyum melihat keseriusan bocah berusia 4 tahun dengan senyum merekah  di bibir Krishie dan seketika kelas ramai dengan tawa. All you want is Mr.Bean, Krishie.


Kamis, 25 Oktober 2012

We'll go to JOGJA

Hal yang paling menyenangkan di dunia ini adalah ketika kita bisa berbagi. Dan hal yang paling indah adalah, ketika kita bermimpi lalu berusaha untuk mewujudkannya.

Liburan akhir tahun 2012 kali ini tidak lagi datar seperti tahun - tahun lalu. We'll go to Jogja :)

Awalnya saya bersama 2 rekan kerja saya yaitu JM dan MJ alias Marieta January, sangat ingin travelling bareng. Berbulan - bulan berandai - andai, membahasnya di jejaring sosial dan akhirnya kami nekad booking tiket untuk 4 orang; Saya, JM, Marie dan juga Ekha Jayadi yang merupakan kekasih Marie.

Bagi kami yang bukan anak pejabat, tentunya tidak gampang mengumpulkan uang. Meskipun masing - masing sudah punya penghasilan, kami juga harus menabung. Dan saya orang keempat terlemah dalam hal menabung. Tapi tenang saja... Ada JM dan Marie yang menjadi polisi dompet saya. (meskipun kadang saya nekad shopping tanpa sepengetahuan mereka)

Setiap keinginan selalu ada usaha, bukan?

Salah satu upaya kami adalah mencari tiket murah. Kami juga sering merundingkannya di ruang ngobrol Whatsapp. Yah, kami serius, sangat serius dengan rencana kami. Juga saat membeli tiket pergi, dan mencari tiket pulang.

Melihat keseriusan kami, rasanya petualangan nekad ini akan menjadi hal yang seru. Dan kalian tahu betapa serunya berlibur bersama sahabat.

Not to forget, plan is only plan but God has the power to make it happen.

Here we are Fantastic 4: Me, JM, Marie and Ekha Jayadi. We were trying to make it happen.

Akankah liburan kami benar - benar fantastic? Nantikan kisah selanjutnya, insyaAllah I'll post on here...

By Grace of Allah,
Poetry.






21 Morning

Ketika memori melompat pada episode bertahun - tahun lalu, penuh kerinduan.

Suatu pagi yang sejuk kala itu, gadis kecil menikmati keramahan dedaunan hijau tertiup angin. Seorang nenek tua berambut dan berkulit putih dengan mata sipitnya berjalan pulang dengan aroma khasnya, juga baju bunga - bunga pink kesukaannya. Selalu ramah melintasi depan rumah gadis kecil itu, lalu ia menyapa akrab pada bapak tua berkumis tebal yang selalu berdiri di belakang pagar rumahnya.

Tidak lupa, seorang ibu bertubuh kecil dengan tumpukan pakaian yang harus dicucinya. Si gadis kecil selalu mengamati setiap kejadian yang menjadi kebiasaan. Juga, motor berwarna putih yang ributnya minta ampun dan pengendaranya berkaca mata hitam:  Police glasses yang trend masa itu.

Hehehe, di sela - sela pagi itu pun nenek yang baik hati sedang membersihkan tanamannya. Aroma melati yang tak terlupakan, juga suara bidikan panah kayu buatan suaminya dari dalam rumah.

Mereka yang tiada lagi memeriahkan indahnya pagi dan keramahannya semoga Tuhan selalu bersama kalian.

Poetry. 21 Morning.
Memory of almarhumah Grandma Alimah, almarhum Grandpa Suyono and some neighbors who had passed away.

Setelah menulis 21 Morning, datang berita duka bahwa sahabat almarhumah Grandma Alimah yang tadinya ingin saya masukkan dalam tulisan do atas baru saja meninggal dunia. Rupanya memori ini ingin memberi petunjuk.

Dan...

Nothing last forever, but true friends are ever lasting memories... Rest in Peaceful sleep

Sabtu, 06 Oktober 2012

Mari Duduk Bersamaku.


Mari duduk di atas bukit bersamaku.

Pagi ini birunya langit secerah harapan kita. Kau tahu bukan, daun - daun hijau meneduhkan dan bunga - bunga sedang bernyanyi.

Mari kita duduk; mendengar harmoni pagi ini, menikmati cahaya hangat mentari, di bawah pohon damar yang teduh, berbagi sepotong roti selai nenas dan sebotol es limau kesukaanku.

Mari, duduk bersamaku.

Kamis, 04 Oktober 2012

KITA

Kita berdiri diantara panah api dan semak belukar; tertusuk duri beracun. Tangan kita tetap berpegang erat.

Kita, iya... kita.

Kau tak lagi tersenyum. Cukuplah itu, membuat kita tak berbahagia.

Kita pantas bahagia.

Dan mengapa kau hanya diam membisu?

Pandanglah sekali lagi, di sana... di depan kita masih panjang dan ini bukan akhir dari segalanya.

"Semua akan baik - baik saja."

Ingatlah selalu kalimat itu sahabat - sahabatku. Tersenyumlah, esok kita harus tetap tersenyum.

-Party, Gathering, Harmony-