Kita berdiri diantara panah api dan semak belukar; tertusuk duri beracun. Tangan kita tetap berpegang erat.
Kita, iya... kita.
Kau tak lagi tersenyum. Cukuplah itu, membuat kita tak berbahagia.
Kita pantas bahagia.
Dan mengapa kau hanya diam membisu?
Pandanglah sekali lagi, di sana... di depan kita masih panjang dan ini bukan akhir dari segalanya.
"Semua akan baik - baik saja."
Ingatlah selalu kalimat itu sahabat - sahabatku. Tersenyumlah, esok kita harus tetap tersenyum.
-Party, Gathering, Harmony-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar